PLN Lakukan Pemadaman Bergilir di Pulau Bengkalis


PT PLN melakukan pemadaman bergilir di Pulau Bengkalis menyusul kapasitas daya terpasang mengalami beban puncak mencapai 14.700 KW.

Riauterkini-BENGKALIS- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Bengkalis memberlakukan pemadaman bergilir terhadap suplai daya kepada pelanggan khususnya yang di Pulau Bengkalis. Menyusul, kapasitas daya mampu 13.900 kilowatt (KW) dari daya mampu terpasang 14.800 KW mencapai beban puncak pada saat ini, 14.700 KW.

“Kita dengan sangat terpaksa harus berlakukan pemadaman secara bergilir di Pulau Bengkalis agar listrik tetap menyala di saat beban puncak pada saat ini yang terjadi antara pukul 18.00 WIB sampai 20.00 WIB,” papar Manajer PLN Rayon Bengkalis Muchsis kepada riauterkinicom, Ahad (3/2/13).

Menurut Muchsis dengan beban puncak yang hampir melebihi batas mampu terpasang tersebut, upaya lain yaitu melalui sosialisasi hemat energi. “Kami menghimbau kepada seluruh pelanggan dengan mematikan dua bola lampu disaat beban puncak. Sehingga tidak seharusnya kita lakukan pemadaman bergilir, yang penting ‘matikan yang tidak penting’,” ujarnya.

Kendati demikian, pihak PLN Rayon Bengkalis tetap berkomitmen siap melayani permintaan pelanggan maupun calon pelanggan. “Terkait tunggakan, zero pelanggan menunggak listrik pada Triwulan IV 2012, di antaranya tiga desa di Kecamatan Bantan dan pelanggan golongan umum nol saldo tidak menunggak di dua Kecamatan Siakkecil dan Bukitbatu,” imbuhnya.***(dik)

 

by:http://www.riauterkini.com

Advertisements

GambarPLN Bengkalis Usung 3 Program Kelistrikan

PERUSAHAAN Listrik Negara (PLN) Bengkalis mensosialisasikan 3 program yang bakal, dan sudah diterapkan di tengah masyarakat. Ketiga program tersebut yakni, Gerakan Sehari Sejuta Sambungan (GSSS) atau yang lebih dikenal dengan istilah Go Grass, Pengelolaan Pengawasan Arus Pendapatan Secara Terpusat (P2APST) dan listrik Prabayar.

Ada 3 yang harus dibayar pelanggan, yaitu penyambungan, instalasi dan pemeriksaan. Dalam sosialisasi itu ditekankan tentang harga dan juga simulasi harga yang ditanggung pelanggan.” Ujar Manager PLN Bengkalis, Yusuf Hadiyanto kepada Netro Riau Rabu (25/5).

Dicontohkan Yusuf, untuk daya 1300 VA, Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) Bengkalis sepakat, pertitiknya pelanggan harus membyar Rp. 300 ribu kepada biro instalatir. Sementara pembayaran untuk konsuil tergantung daya yang dipakai pelanggan, perdayanya 93.500 rupiah. Sedangkan harga sambungan baru, sampai daya 2200 VA pelanggan harus memebayar Rp. 750 per VA dan di atas 2200 VA dan seterusnya, pelanggan membayar Rp. 775 per VA kepada PLN.

“Biaya pemeriksaan oleh konsuil yang pertama ditanggung pelanggan, tergantung daya. Konsoil memeriksa harus ada pernyataan dan instalasi tidak layak, maka konsoil akan memberi rekomendasi kepada pelanggan apa yang akan diperbaiki. Jika gagal terus, maka beban biaya ditanggung instalatir,”terangnya.

Di Bengkalis, tambah Yusuf , ada lebih 20 biro instalatir. Jika biro menawarkan biaya lebih dari yang ditetapkan. yusuf menyarankan pelanggan mencari biro lain, agar biaya yang ditetapkan kepada setiap calon pelanggan baru sesuai dengan harga yang telah ditetapkan.

“Jika ada biaya di atas itu, cari saja biro lain. Di Bengkalis ada lebih 20 biro. Sebenarnya masyarakat bisa menakar sendiri biaya pemasangannya. itu tergantung berapa titik instalasi yang akan dipasang,”katanya.

Selain itu dengan adanya program GSSS ini jumlah daftar tunggu diharapkan berkurang. Ternyata harapan itu menjadi kenyataan. dari daftar tunggu yang mencapai 6350 di awal tahun 2011, berkurang menjadi 3289.

“Memasuki tahun 2011 ada 6350 daftar tunggu. Setelah berjalannya program GSSS, terlayani 3061 pelanggan. Dengan demikian jumlah daftar tunggu tinggal 3289,” ungkapnya mengakhiri.(alfis)